Hanya tetesan bening yang terlihat mengalir di wajah
Tak sanggup berkata
Tak sanggup menyapa
Ketika mulut terkunci
Ada kesedihan yang dalam
Sedih karena tak didengarkan
Sedih karena tak mempertimbangkah hati di sini
Ketika mulut terkunci
Karena ingin melihat
Seberapa besar rasa sayang itu
Seberapa besar keinginan untuk menjaga hati yang disayang
SEberapa besar menjaga kepercayaan
Ketika mulut terkunci
Bukan karena benci
Bukan karena marah
Hanya bertanya dalam hati
"Benarkah aku yang kamu pilih"
Ketika mulut terkunci
Hanya terdiam dan inginkan kepastian
Hanya ingin liat bukti bukan janji
Ketika mulut terkunci
Itu karena ada rasa sayang yang besar, sehingga tak bisa berkata bahwa
SAYA SEDIH
0 Response to "Ketika Mulut Terkunci"
Posting Komentar