Musik dan Belajar

Saat kita berada di sebuah pusat perbelanjaan atau di beberapa toko buku, akan terdengar alunan musik yang sengaja di putar untuk menghibur para pengunjung. Biasanya saat bekerja atau belajar, kita juga mendengarkan alunan musik yang disenangi. Film-film india juga tidak lepas dari alunan musik, saat mereka senang ataupun sedih selalu di ungkapkan lewat musik.

Musik erat kaitannya dengan suasanan hati. Suasana hati yang sedih bila mendengarkan lagu yang dapat membuat kembali semangat tanpa sadar akan membuat tersenyum, atau suasana hati yang sedih di putarkan musik yang juga sedih akan semakin membuat larut dalam kesedihan.

Beberapa efek dari musik seperti:

  1. Meningkatkan semangat
  2. Merangsang pengalaman
  3. Menumbuhkan relaksasi
  4. Meningkatkan fokus
  5. Membina hubungan
  6. Menentukan tema hari itu
  7. Memberi inspirasi
  8. Bersenang-senang
Begitu universalnya musik, sehingga berkaitan disetiap aktivitas individu. DePorter mengatakan bahwa musik sekurang-kurangnya memberikan manfaat dalam hal: menata suasana hati, meningkatkan hasil belajar, menyoroti hal-hal penting. Dalam kaitannya dengan belajar musik dapat membantu meningkatkan hasil belajar. Perasaan gembira, nyaman dan relaks akan memudahkan bagi otak untuk bekerja secara ringan, dengan demikian informasi akan dapat lebih mudah diingat. Sebuah penelitian membuktikan bahwa belajar lebih mudah dan cepat jika berada dalam kondisi santai dan reseptif. Detak jantung orang dalam keadaan demikian adalah 60 sampai 80 kali per menit. Mendengarkan musik akan membantu siswa berada dalam kondisi tersebut.

Dryen & Vos (1999) mengatakan bahwa musik membantu pelajar bekerja lebih baik dan mengingat lebih banyak, karena musik merangsang, meremajakan, dan memperkuat belajar, baik secara sadar maupun tidak sadar, karena siswa memang mencintai musik. Musik juga membantu siswa utuk menghilangkan rasa kantuk dan bosen, karena musik akan menyibukkan otak kanan sementara otak kiri bekerja menyelesaikan tugas yang diberikan, hal ini membuat otak kanan tidak hanya berimajinasi yang biasanya membuat siswa melamun. Selain itu, dengan musik dapat mengurangi ketidakdisiplinan di kelas, siswa yang biasanya tidak disiplin dan menggangu teman dikarenakan rasa bosan di dalam kelas,melalui musikmembantu mengurangi rasa bosan tersebut.

Ketika seorang siswa berkata “bu guru, saya lebih gampang menghafal lirik 1 album daripada menghafal isi catatan yang saya buat sendiri”, hal ini terjadi karena lirik lagu disampaikan secara menyenangkan lewat alunan musik yang berirama sehingga siswa berada dalam kondisi senang dan relaks, sementara saat menghafal catatan, siswa berada dalam kondisi serius dan tegang yang menghambat masuknya informasi dengan lebih mudah. Seringkali saat seseorang belajar sambil diiringi musik, hal ini bertujuan untuk menutup kebisingan lain yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajarnya.

Penerapan musik di kelas dapat dilakukan saat diadakan diskusi di dalam kelas, caranya: 1) saat meminta siswa untuk berdiskusi dalam kelompoknya putarlah musik instrumental yang pengaturan volumenya suara dibesarkan, hal ini bertujuan agar siswa tidak malu mengutarakan idenya kepada teman, 2) bila suara siswa lebih dominan dibanding musik maka kecilkanlah volume suara sehingga siswa akan berbicara lirih dan pelan, 3) saat kita/guru ingin meminta perhatian bahwa batas waktu diskusi antar kelompok telah habis, besarkan dulu volume suara untuk menarik perhatian siswa kemudian kecilkan kembali dan minta setiap kelompok maju untuk mempresentasikan hasil diskusi tiap-tiap kelompok.

Metode pembelajaran dengan musik ini tidak hanya dapat diterapkan dalam lingkungan belajar formal, tetapi para orang tua atau pengasuh anak juga dapat menggunakannya, karen belajar dengan situasi yang menyenangkan akan lebih lama diingat dan lebih mudah untuk diserap.





*sumber: Darmansyah, Strategi Pembelajaran Menyenangkan dengan Humor, 2010.


0 Response to "Musik dan Belajar"